Selasa, 06 September 2011

Trendi dengan Hoodie

 Jilbab Hoodie



SETELAH muncul tunik, gamis, abaya, dan kaftan, kini muncul busana muslim model hoodie. Model ini diminati kaum perempuan lintas generasi.

Baju muslim model hoodie adalah potongan baju, bisa berupa gamis, blus, atasan, maupun tunik yang dilengkapi dengan penutup kepala. Bagian penutup kepala ini langsung menyatu dengan bahan baju tersebut sehingga bisa dikenakan secara one piece.

Model baju hoodie konon diadaptasi dari beberapa model baju muslim yang populer di kawasan Arab dan Timur Tengah. Perpaduan itu datang dari model gamis longgar, abaya, dan tunik yang jadi pakaian wajib masyarakat muslim Maroko.

Bentuk penutup kepala yang langsung menyatu dibuat dari modifikasi jilbab agar lebih praktis dikenakan. Kemunculannya di dunia mode Indonesia terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Salah satunya adalah artis cantik sekaligus mantan penyanyi cilik Puput Melati. Beberapa kali dia tampil di televisi mengenakan hoodie.

Mengembalikan ’’Roh’’ Jilbab

Dari hamparan jilbab/ Sebagian menutupi muka/ Kenapa? kenapa?/ Sedang dengan jiwa kumuh/ Wajah sejati tertutup sendiri/ Tanpa ditutupi/.., (Emha Ainun Najib, ’’Lautan Jilbab’’, 1989).PUISI,  begitulah orang menyebut deretan kata penuh makna. Orang acapkali susah mendapati makna yang termaktub. Orang acapkali senang dengan kepingan kata-kata yang tercecer, lalu disatukan dalam sepenggal puisi. Orang acapkali pula mengacuhkan deru kebermaknaan puisi, tapi merasai dalam kebermaknaan batin dan kepekaan intuisi.
Emha Ainun Najib, penyair kondang dan religius ini tampaknya tak sedang melantur. Sajian puisinya adalah bentuk kontemplasi yang hendak disampaikan pada perempuan di negeri ini, perempuan yang berjilbab.

Negeri ini sedang dilanda ’’demam jilbab’’. Para kaum hawa, terutama yang muslim sedang menikmati pakaian jilbab dengan beragam desain yang modis. Jilbab tak lagi sekadar penutup tubuh atau kepala yang berorientasi pada dogma agama, tapi lebih sebagai bagian dari budaya modern. Ingar bingar dunia fashion dan berputarnya roda kapitalisme ikut dan turut serta memengaruhi perkembangan jilbab itu sendiri. Apalagi saat bulan Ramadan yang baru lalu, kita bisa dengan mudah mendapati para perempuan mengenakan jilbab di segala ruang.